Home Pendidikan Lewat Seni Menggambar, Guru Bisa Bantu Tumbuhkan Kreativitas Anak

Lewat Seni Menggambar, Guru Bisa Bantu Tumbuhkan Kreativitas Anak

Jakarta, Gatra.com - Salah satu yang berperan dalam memantik kreativitas anak, adalah para guru dan tenaga pendidik. Tak ayal, pelatihan dan penanaman kreativitas dirasa juga perlu untuk dilakukan pada para guru.

Managing Director Faber Castell Internasional Indonesia, Yandramin Halim mengatakan, inisiatif untuk meningkatkan kreativitas guru dan tenaga pendidik telah menjadi upaya yang diiinisiasi pihaknya sejak lama.

Tepatnya pada sejak tahun 2000, Yandramin mengatakan pihaknya telah memulai memberikan pelatihan terkait dengan pengajaran berbasis aktivitas kreatif kepada guru-guru di Indonesia.

“Karena era tahun 1999 sampai 2000 itu minim sekali upaya meningkatkan kreativitas guru. Karenanya sembari memasarkan Faber Castell, kami juga memberikan pelatihan terhadap guru TK,” ujar Yandramin saat ditemui di festival kesenian bertajuk Faber-Castell Art Festival di Jakarta. Rabu (1/11) silam.

Disamping orang tua, Guru TK merupakan salah satu yang paling penting dalam membentuk karakter anak di usia pertumbuhan. Menurut Yandramin, dengan adanya guru yang punya kreativitas tinggi, maka nilai-nilai kreatif pun akan makin mudah untuk ditanamkan kepada anak. Hingga saat ini, Faber Castell telah mengadakan pelatihan untuk 7.000 guru TK di setiap tahunnya.

“Salah satu cara menumbuhkan kreativitas itu dengan menggambar, karena dengan cara itu si anak bisa diajak berimajinasi dan dilatih untuk observasi juga,” beber dia.

Selain itu dalam kegiatan Faber-Castell Art Festival ini, Yandramin ingin menunjukan bagaimana proses berkesenian sejatinya dapat menjadi kegiatan yang terbuka untuk seluruh masyarakat.

“Kami ingin menunjukan bagaimana seni itu dapat memberikan inspirasi dan menumbuhkan semangat kolaborasi dengan turut membuka kesempatan masyarakat untuk terlibat,” jelas dia

Selaras, Koordinator Museum dan Galeri MCB Kemendikbudristek, Pustanto pun menyebut pelestarian seni dan budaya membutuhkan pendekatan kreatif dari generasi muda kedepannya.

Untuk itu, Kementerian siap untuk memebrikan dorongan dan fasilitasi terhadap partisipasi masyarakat untuk mewadahi ekspresi berkesenian. Sehingga, publik makin aktif dalam menggelar kegiatan seni.

“Kami siap mendukung dan memfasilitasi masyarakat yang ingin menyalurkan ide serta kreativitasnya,” tegas dia.

69