Home Mata Kiri Novel Memburuk, Haris Pesimis Pelaku Bisa Diungkap

Mata Kiri Novel Memburuk, Haris Pesimis Pelaku Bisa Diungkap

Jakarta, Gatra.com - Kuasa Hukum Novel Baswedan, Haris Azhar mengungkapkan kondisi mata kiri novel kian memburuk. 

Haris juga merasa pesimis pihak kepolisian mampu mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel.

"Kondisi mata kiri novel kian memburuk. Susah lah terungkap kalau presiden omdo, kenapa harus Presiden? Karena ini kelas kakap, ini orang di sekitar kekuasaan. Kalau tidak di sekitar kekuasaan tidak mungkin selama ini kasusnya," ungkap Haris Azhar kepada wartawan saat ditemui di Kantor Lokataru di kawasan Kemayoran, Jakarta Timur, Senin (1/7).

Haris Azhar menyebut pelaku dari penganiayaan terhadap Novel adalah bukan tidak mungkin melibatkan pejabat tinggi dalam lingkaran Jokowi.

"Kasus novel pelakunya cukup tinggi, cukup berpangkat ada dalam kekuasaan dalam struktur. Jokowi kalau mengungkap, Jokowi seperti menampar diri sendiri. Dan Presiden tidak berkuasa, tidak bisa ngontrol anak buahnya," kata Haris.

Bahkan menurut Novel, selama ini kasus Novel tak kunjung terungkap karena penegak hukum tersandera, takut catatan buruknya diungkap ke publik.

"Yang mau mengungkap juga tersandera, penegak hukum disandera pelaku, pelaku memegang catatan buruk penegak hukum," ungkap Haris.

Haris mengaku pesimis terhadap Tim Gabungan yang dibentuk oleh Kapolri, Tito Karnavian. 
Menurutnya tim seperti itu tidak bisa melakukan pengungkapan yang signifikan.

"Mohon maaf sebelumnya, tim gabungan Pak Tito, saya pernah menghadapi tim seperti ini dulu, waktu bongkar soal Freddy Budiman dan cuma jemput satu nama perwira menengah saja. Tim seperti ini untuk memoderasi tidak bisa siginifikan," kata Haris.

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR