Home Regional Peta Daerah Sukolilo Diubah Namanya Jadi Kampung Maling di Google Map

Peta Daerah Sukolilo Diubah Namanya Jadi Kampung Maling di Google Map

Pati, Gatra.com - Sejumlah titik di wilayah Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ditandai sebagai "Kampung Maling" hingga "Desa Penadah" di Google Map.

Perubahan nama daerah yang tak lazim di peta Google ini, dipicu peristiwa pengeroyokan terhadap penyedia jasa rental asal Jakarta yang menyebabkan korban Burhanis (52) tewas usai diamuk massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis (6/6).

Tidak hanya itu, tiga rekan korban juga mengalami luka parah hingga koma dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD RAA Soewondo Pati.

Baca juga: Kasus Amuk Massa Bos Rental Mobil, Polresta Pati Tetapkan Empat Tersangka

Artikel ini telah tayang di halaman gatra.com dengan judul "Kasus Amuk Massa Bos Rental Mobil, Polresta Pati Tetapkan Empat Tersangka ". Baca selengkapnya: https://www.gatra.com/news-600558-hukum-kasus-amuk-massa-bos-rental-mobil-polresta-pati-tetapkan-empat-tersangka-.html

Selain itu, Daihatsu Sigra milik korban dibakar massa. Sigra ini adalah mobil yang digunakan untuk menelusuri Honda Mobilio (mobil rental) yang hilang beberapa bulan.

Dan saat kejadian Honda Mobilio terparkir di halaman rumah tersangka AG. Yang menjadi awal mula bencana sang penguasa rental asal Jakarta.

Postingan yang menunjukkan "Kampung Maling" di google map dapat dilihat di akun @Bolo_Pati di platform media sosial (Medsos) Tiktok.

Video yang diunggah 13 jam yang lalu itu, memuat caption "Usil banget tangannya ya bolo," diselingi emoticon menangis.

Unggahan itupun dibanjiri ribuan like dan komen oleh warganet, berdasarkan pantauan Gatra.com pada jam 12.36 WIB, Rabu (12/6).

Baca juga: Diteriaki Maling, Bos Mobil Rental Asal Jakarta Tewas Diamuk Massa di Pati

Sementara itu, ketika Gatra.com menelusuri google map, pada jam 12.41 WIB, Rabu (12/6) titik nama "Kampung Maling" sudah tidak ada. Hanya saja, titik "Perkampungan SDM Rendah" dan "Desa Penadah" dan sejumlah nama tak lumrah lainnya masih ada.

Sebelumnya, Camat Sukolilo, Andrik Sulaksono, menampik jika Sukolilo disebut kampung bandit dan penadah kendaraan bodong. 

"Sepengetahuan saya tidak ada kampung penadah atau sebagainya," ujarnya usai mengumpulkan seluruh kepada desa hingga tokoh masyarakat di Kantor Kecamatan Sukolilo untuk menindaklanjuti kejadian pasca pengeroyokan dan tawuran antara pemuda di wilayah Sukolilo, Selasa (11/6). 

Baca juga: Warganet Gencar Tuding Sukolilo Pusat Penadah Mobil Bodong, Begini Tanggapan Camat dan Kapolsek

Camat Sukolilo menilai, itu hanyalah opini warganet semata. Lantaran tersulut usai terjadinya tragedi di wilayahnya baru-baru ini. "Itu hanya opini dari warganet yang menyampaikan karena mungkin kesalahan apa yang terjadi, kejadian di Desa Sumbersoko," terangnya. 

Terlepas dari itu, Andrik terus berupaya untuk mengajak masyarakat agar tidak main hakim sendiri. "Jika ada permasalahan, agar melaporkan kepada pemerintah setempat atau langsung dengan kepolisian," ujarnya.

102795