Home Pendidikan Kemendikbudristek: Ekosistem Digital Pendidikan Akan Terus Diperkuat

Kemendikbudristek: Ekosistem Digital Pendidikan Akan Terus Diperkuat

Jakarta, Gatra.com - Penguatan ekosistem digital menjadi salah satu misi dalam mengembangkan layanan pendidikan. Dalam mengejar transformasi digital, maka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi bagian paling penting dalam mewujudkan reformasi birokrasi pemerintah.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, menyebut bahwa Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) menjadi ujung tombak dalam upaya transformasi tersebut. Apalagi teranyar, kiprah Pusdatin diakuinya sangat baik dalam mendorong hadirnya layanan yang berkualitas, efisien, efektif dan akuntabel bagi masyarakat dan bagian dari reformasi birokrasi.

"Bahkan capaian evaluasi SPBE Pusdatin mencapai indeks 3,86 yang artinya mendapat predikat sangat baik. Ini patut diapresiasi," ujar Suharti dalam keterangan tertulis, Jumat (4/11).

Sementara itu Kepala Pusdatin Kemendikbudristek, Hasan Chabibie, capaian SPBE menjadi sebuah pondasi yang kuat dalam konsep Government as a Platform (GaaP). Artinya, pihaknya siap mendukung arah kebijakan dan strategi nasional kedepannya, dengan mengacu pada pengedepanan ekosistem digital.

"Konsep ini memungkinkan pemerintah untuk memberikan layanan publik yang berkualitas, sambil menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, efisien, netral, profesional, dan berdasarkan hukum," jelas Hasan.

Selain itu, komitmen layanan pun akan terus dikembangkan oleh Pusdatin dalam mendorong penguatan ekosistem digital pendidikan di Indonesia. Salah satunya pendekatan PRIMA atau Peduli, Responsibility, Inovasi, Melayani, Akuntabel

"Pusdatin akan terus menciptakan inovasi teknologi pembelajaran dengan didukung kolaborasi Bersama BLPT dan Balai TIKP Provinsi se-Indonesia," jelas dia.

Sementara itu, Kepala BLPT Kemendikbudristek, Wibowo Mukti menyampaikan, nantinya akan ada sinergi antara Pusdatin dan BLPT, agar menciptakan ekosistem digital pendidikan yang lebih baik.

"Jadi dalam rakor Pusdatin, BLPT, dan Balai TIK Pendidikan menemukan hal yang matang untuk lebih bersinergi demi pendidikan Indonesia," tandas Wibowo.

78