Home Hukum Firli Mangkir Panggilan Polda Metro Jaya, MAKI: Malah Main Bulu Tangkis

Firli Mangkir Panggilan Polda Metro Jaya, MAKI: Malah Main Bulu Tangkis

Jakarta, Gatra.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman mengkritik mangkirnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri dalam pemeriksaan yang dijadwalkan Polda Metro Jaya pada Selasa (7/11).

Alasan Firli tidak hadir karena ada kunjungan kerja ke Aceh dalam memperingati hari anti korupsi sedunia. Namun, di sela-sela kunjungan kerjanya mantan jendral polisi bintang tiga itu malah bermain bulu tangkis atau badminton hingga memasak nasi goreng.

Setelah bermain badminton, Firli juga menyempatkan diri memotong tumpeng serta membagikannya kepada rekan-rekan yang ikut bermain.

Dari rekaman video yang dibagikan Boyamin, tampak Firli mengenakan pakaian bulu tangkis, yakni kaus putih dan celana hitam berserta sepatu olahraga sedang memotong tumpeng di Lapangan Bulu Tangkis Pasa Jaya, Banda Aceh.

“Aku malah dapat kiriman dari teman-teman Aceh, Pak Firli malam harinya artinya tanggal 8 malam, itu malah bermain bulu tangkis dan dibuatkan tumpeng ulang tahun,” ucap Boyamin melalui keterangan tertulisnya, Jumat (10/11).

“Dan membagi pada teman-temannya yang ikut bermain bulutangkis. Itu di GOR,” kata dia.

Selain itu, Boyamin juga menyebut, Firli sempat mempertontonkan keahliannya mengaduk nasi goreng di sela-sela kegiatan dinas.

“Dan malam sebelumnya memang mempertontonkan keahliannya menggoreng nasi di sebuah restoran,” ucap Boyamin.

Boyamin berpandangan, Firli tidak menghormati bahkan meremehkan proses hukum yang berjalan terkait panggilan pemeriksaannya oleh Polda Metro Jaya. Padahal, Firli dipanggil untuk diperiksa lagi soal kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Selasa (7/11) tetapi ia memilih berangkat dinas ke Aceh sehingga menunda pemeriksaan.

“Jadi inilah kira-kira gambaran kita, penilaian kita, Pak Firli ini malah meremehkan begitu proses hukum dengan hal-hal yang tidak penting yang menurut saya,” ujar Boyamin.

Dia juga menyebut Firli tidak memberikan teladan yang baik untuk masyarakat karena tidak patuh panggilan penyidik Polda Metro Jaya.

“Itulah yang menurut saya pak firli tidak menghormati hukum padahal dia penegak hukum,” ungkap Boyamin.

92