Home Internasional Grand Mufti Rusia: Serangan Teroris Jadi Pukulan Hebat Bagi Muslim Rusia

Grand Mufti Rusia: Serangan Teroris Jadi Pukulan Hebat Bagi Muslim Rusia

Moskow, Gatra.com - Grand Mufti Rusia, Ravil Gainutdin menilai bahwa tujuan dari pihak yang memerintahkan serangan teroris di gedung konser Crocus City beberapa waktu lalu tak lain untuk merusak hubungan antara Rusia dan dunia Islam.

Ravil menyinggung bahwa pembantaian yang menyebabkan 145 orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka itu, terjadi pada Ramadan, saat umat Islam salat dan berpuasa. Para pelaku pun diidentifikasi sebagai warga negara Tajikistan, negara mayoritas Muslim.

“Kekuatan yang memerintahkan serangan teroris ini tepatnya selama bulan suci Ramadhan, tepatnya di tangan orang-orang Muslim, berusaha merusak hubungan antara Rusia dan dunia Islam,” kata Ravil Gainutdin saat perayaan Idulfitri 1445 Hijriyah di Rusia.

"Ini mengejutkan umat Islam tidak hanya di Rusia, tetapi juga di seluruh dunia." tegasnya.

Menurut Ravil, serangan teroris merupakan pukulan telak bagi komunitas Muslim Rusia seraya menekankan bahwa orang yang melakukan kejahatan tersebut tidak dapat disebut sebagai orang yang beriman.

Ravil menegasakan bahwa dunia Islam selalu mengupayakan tatanan dunia yang menghormati kedaulatan, tradisi, budaya, dan agama negara.

Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat dan negara-negara Barat telah lama berusaha mengoyak tatanan kegidupan masyarakat dari dalam dengan menciptakan suasana permusuhan di tengah masyarakat majemuk yang berbeda agama.

“Mengoyak masyarakat dari dalam dengan menciptakan suasana di mana orang-orang yang berbeda agama, yang tinggal di satu negara, bermusuhan satu sama lain," tegasnya.

Diketahui, ISIS Provinsi Khorasan (ISIS-K) mengaku bertanggung jawab atas tragedi yang terjadi pada 22 Maret lalu. Kendati demikian, Kepala Intilejen Rusia, Aleksandr Bortnikov menilai bahwa Amerika Serikat, Inggris, dan Ukraina diduga terkait atas serangan tersebut, dan kemungkinan menggunakan kelompok Islamis sebagai proksinya.

128