Home Pendidikan Pengetahuan Tentang Sawit Indonesia Didorong Hadir di Sekolah

Pengetahuan Tentang Sawit Indonesia Didorong Hadir di Sekolah

Jakarta, Gatra.com - Sawit menyimpan potensi besar dalam sektor ekonomi Indonesia. Bukan hanya dapat menyumbang devisa ekspor hingga Rp 600 triliun, namun industri sawit juga berpotensi menyerap 16 hingga 20 Juta orang di tanah air.

Berkaca dari manfaat positif tersebut, Yayasan Pusat Pentaheliks Ilmuwan Pertanian Indonesia mendorong agar pengenalan manfaat dari sawit bisa secara luas ditanamkan di lingkungan pembelajaran di tanah air.

Ketua Yayasan Pusat Pentaheliks Ilmuwan Pertanian Indonesia, Paristiyanti Nurwardani menyebut, dorongan untuk memasukan materi pemanfaatan dan dampak positif dari sawit pun kini tengah digodok untuk bisa secara dini kepada pelajar.

“Mungkin pengenalan manfaat bisa menyasar mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga pendidikan tinggi. Yang dikenalkan bukan hanya manfaat positif, tapi juga cara memitigasi jika ada permasalahan,” kata paris dalam sebuah FGD di Bogor, Kamis (2/11).

Selain itu, Paris menyebut peranan tenaga pendidik sangat penting dalam menanamkan sikap positif terhadap sawit sejak dini. Dengan begitu, sektor pendidikan pun juga dapat menjadi agent of change dalam memberikan edukasi tentang pemanfaatan sawit.

“Kami mengajak semua pihak bergotong royong untuk mengedukasi bahwa sawit itu baik, sawit memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikann Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, pun terbuka apabila adanya masukan untuk adanya materi yang dapat lebih mengenalkan manfaat sawit kepada peserta didik mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

Apalagi, saat ini telah ada program yang mengakomodir melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5. Dengan P5, materi tentang manfaat dan kebaikan sawit nantinya dapat dirancang sedemikian rupa oleh para pelajar, sebagai bentuk pendeteksian masalah sekaligus analisa solusi dari masalah tersebut.

“Misal, diambil dari sisi bagaimana merawat lingkungannya. Dengan begitu, pengenalan terhadap manfaat sawit bisa lebih terpahami,” tegas Nunuk yang hadir melalui secara daring.

121