Home Pemilu 2024 TKN Persilahan Parpol Yang Tak Mau Gabung Untuk Berada diluar Pemerintahan Prabowo-Gibran

TKN Persilahan Parpol Yang Tak Mau Gabung Untuk Berada diluar Pemerintahan Prabowo-Gibran

Jakarta, Gatra.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid mempersilakan partai atau kubu yang tidak mau bersanding dengan mereka untuk berada di luar pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Ini adalah momen komunikasi untuk bersanding, mana yang bisa diajak sanding yuk kita sanding bersama. Mana yang enggak mau bersanding, ya sudah sana di luar. Itu politik," ujar Nusron dikutip Kamis(22/2).

Nusron menyampaikan, untuk rival yang memilih bergabung, mereka harus mengikuti aturan main kubu Prabowo. Dia menegaskan, pihak yang diajak bergabung jangan sampai malah menentukan aturan mainnya sendiri.

"Wong kamu kan diundang masuk ke rumah sini, masa diundang mau mengatur rumah kita? Ya enggak bisa dong. Jadi kira-kira begitu," ucap dia.

Menurut Nusron, di dunia politik, yang namanya bertanding dan bersanding itu hal biasa. Dia yakin, pada akhirnya semua akan indah ketika waktunya tiba.

Nusron mengingatkan bahwa momen puasa juga bisa digunakan untuk merangkul mereka yang tidak mendukung Prabowo.

"Ini proses komunikasi silakan diikuti, proses terus, biarkan terus. Nanti ada buka puasa, habis puasa nanti buka puasa bersama, cipika cipiki. Kemudian ada halalbihalal, macam-macam nanti. Insya Allah pada bulan Syawal akan indah, pada saatnya," kata Nusron.

Terkait jatah menteri partai pendukung Prabowo berkurang jika partai rival bergabung, Nusron menyebut itu adalah ranah Prabowo. Lagipula, kata dia, kebersamaan jauh lebih indah daripada berjalan sendiri-sendiri.

"Kebersamaan jauh lebih baik daripada sendiri-sendiri. Karena kalau shalat berjamaah itu kan pahalanya 27 kali lipat daripada shalat sendirian," kata dia.

43